Pemprov Malut Optimalkan Peluang Beasiswa AAI untuk SDM Daerah

Beritaterkini |SOFIFI – Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, mengikuti Forum Konsultasi Provinsi Sasaran Pemerataan Australia Awards in Indonesia (AAI) secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (15/9/2026).

Samsuddin mengikuti forum strategis tersebut dari ruang kerjanya di lantai 3 Kantor Gubernur Maluku Utara, Sofifi. Forum digelar untuk menyelaraskan pemahaman sekaligus mengoptimalkan program beasiswa dan pelatihan Pemerintah Australia bagi 15 provinsi yang masuk dalam kategori Equity Target Provinces (ETP).

Forum tersebut diikuti jajaran pejabat kementerian dan lembaga terkait serta perwakilan Pemerintah Australia. Dalam kesempatan itu, Kepala Biro Kerja Sama Teknik Luar Negeri (KTLN) Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) RI, Noviyanti, menekankan pentingnya memanfaatkan status ETP bagi daerah sasaran.

Menurut Noviyanti, provinsi yang masuk dalam target pemerataan memperoleh sejumlah fleksibilitas dalam mengikuti program AAI. Salah satunya berupa penyesuaian persyaratan kemampuan bahasa Inggris serta fasilitasi English Language Training Assistance (ELTA) selama sembilan bulan.

“Provinsi yang terpilih sebagai target pemerataan memiliki berbagai fleksibilitas, seperti penyesuaian standar nilai bahasa Inggris (IELTS/TOEFL) hingga fasilitasi English Language Training Assistance (ELTA) selama 9 bulan. Kami berharap pemerintah daerah dapat mengidentifikasi talenta terbaiknya dan memastikan para alumni dimanfaatkan secara maksimal untuk pembangunan daerah saat kembali nanti,” ujar Noviyanti.

Dukungan juga disampaikan perwakilan Kedutaan Besar Australia di Jakarta, Lucinda Kaval. Ia menyampaikan bahwa program AAI tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas individu, tetapi juga memperkuat hubungan kerja sama Indonesia dan Australia melalui pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas.

Sementara itu, perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Ahmad Fajri, mengimbau seluruh perangkat daerah untuk aktif menyebarluaskan informasi mengenai peluang beasiswa tersebut.

Ia secara khusus mendorong BPSDM, BKD, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), serta Dinas Lingkungan Hidup untuk berperan dalam menyosialisasikan program AAI kepada calon peserta.

Program tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum, penyandang disabilitas, perempuan dari kelompok kurang beruntung, serta pegiat lingkungan.

Keikutsertaan dalam forum konsultasi tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam mendorong pemerataan akses terhadap pendidikan tinggi dan pelatihan. Pemprov Maluku Utara diharapkan dapat mengidentifikasi dan mendorong putra-putri daerah yang memenuhi kriteria untuk memanfaatkan peluang pendidikan dan pengembangan kapasitas melalui program AAI.

Adapun 15 provinsi yang masuk dalam sasaran pemerataan Australia Awards in Indonesia meliputi Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, Papua Barat Daya, Sulawesi Barat, Kalimantan Barat, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Lampung.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *