TNI

Pasukan Siaga Karhutla TNI Bergerak Cepat Padamkan Api di Nabire Barat

BeritaterkiniTV.com|Nabire – Prajurit gabungan TNI dari Satuan Jajaran Korem 173/PVB Nabire bergerak cepat menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang membakar kawasan semak belukar di Belakang SMK Menara Ilmu, Kampung Baru SP-2 Kalisemen, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Sabtu (3/10/2026).

​Aksi pemadaman darurat yang berlangsung sejak pukul 13.15 WIT hingga 17.50 WIT tersebut dikerahkan untuk memutus pergerakan kobaran api agar tidak meluas serta membakar bangunan sekolah SMK Menara Ilmu dan pemukiman padat warga di wilayah SP-2 Kalisemen.

​Aksi tanggap darurat ini dipimpin langsung oleh Danyonif TP 804/DBAY, Letkol Inf Arga Barita Hamonangan, S.Hub.Int., dengan melibatkan sekitar 70 personel gabungan dari Kodim 1705/Nabire, Brigif TP 82/WKB, Yonif 753/AVT/20/3 Kostrad, Denzipur 12/OHH, serta Yonif TP 804/DBAY.

​Peristiwa bermula sekitar pukul 13.15 WIT ketika Babinsa Kampung Baru SP-2 Kalisemen, Sertu Siswoyo, menerima laporan warga terkait kepulan asap tebal di belakang kawasan sekolah. Laporan tersebut langsung diteruskan secara berjenjang ke Pasi Ops Kodim 1705/Nabire dan Kasi Ops Korem 173/PVB untuk mengerahkan Pasukan Siaga Karhutla ke titik lokasi kejadian (TKP).

​Sekira pukul 14.00 WIT, armada pemadam gabungan TNI tiba di lokasi dan langsung melakukan lokalisasi titik api. Tim Pengamanan Pengawalan Taktis (Waltis) turut disiagakan untuk mengamankan perimeter area kebakaran. Di lokasi kejadian, jajaran Polsek Nabire Barat yang dipimpin Kapolsek Iptu Hendri Antoro beserta jajaran BPBD Kabupaten Nabire juga telah berada di lokasi untuk bahu-membahu menjinakkan si jago merah.

Pukul 15.15 WIT, penebalan pasukan dilakukan oleh 1 SST personel Yonif TP 804/DBAY bersama unit ambulans dan kendaraan damkar tambahan untuk memperkuat penyekatan api yang mulai mendekati area SMK Menara Ilmu. Setelah perjuangan ekstra keras memadamkan titik api serta tumpukan bara, pasukan gabungan akhirnya berhasil mengendalikan situasi secara total pada pukul 17.38 WIT sebelum melakukan konsolidasi dan kembali ke markas satuan masing-masing.

​Adapun sarana penanggulangan yang dikerahkan dalam aksi pemadaman ini meliputi: 2 unit kendaraan Damkar dan 1 unit truk tangki air Brigif TP 82/WKB, 1 unit kendaraan Damkar Yonif 753/20/3 Kostrad, 1 unit truk tangki air Denzipur 12/OHH, 2 unit kendaraan Damkar Yonif TP 804/DBAY dan 1 unit kendaraan Damkar Polsek Nabire Barat. 

Berdasarkan analisis di lapangan, kebakaran lahan semak belukar ini tergolong sangat berisiko dan sulit dipadamkan karena di bawah permukaan tanah terdapat lapisan ampas/limbah kayu sisa pembuangan mesin pengolahan kayu (somel). Kondisi tersebut membuat bara api meresap hingga ke lapisan tanah bawah dan berpotensi memicu titik api baru jika tidak ditangani secara menyeluruh. Kebakaran ini diduga kuat akibat kelalaian atau kesengajaan oknum masyarakat tertentu.

Guna mencegah terjadinya kebakaran susulan yang dapat mengancam keselamatan warga dan fasilitas pendidikan, TNI bersama pihak BPBD dan Damkar Kabupaten Nabire akan terus melakukan pemantauan serta patroli berkala di sekitar kawasan rawan Karhutla tersebut.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *